Senin, 01 Juli 2013

5 Strategi Bisnis Online Yang Tidak Mungkin Anda Lewatkan, untuk UKM



5 Strategi Bisnis Online Yang Tidak Mungkin Anda Lewatkan, untuk UKM

Usaha Kecil dan Menengah disingkat UKM adalah sebuah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Dan usaha yang berdiri sendiri. Menurut Keputusan Presiden RI no. 99 tahun 1998 pengertian Usaha Kecil adalah: “Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.”
Untuk menawarkan hasil output dari UKM ke pasaran, diperlukan berbagai cara dan strategi agar output atau produk yang ditawarkan dapat diterima konsumen. Memanfaatkan kemajuan teknologi komunikasi dan internet merupakan cara yang tepat untuk strategi pemasaran.
Pada kesempatan ini, saya akan berbagi dengan Anda 5 strategi bisnis online mengenai cara mendapatkan uang dari internet dengan cara mudah dan cepat. Ke-5 strategi bisnis online dibawah ini sangat penting untuk kesuksesan Anda. Jadi, terapkan strategi bisnis online berikut secara terus-menerus dan Anda akan melihat uang akan terus mengisi rekening bank Anda.
5 Strategi Bisnis Online
1. Memiliki Cara Pandang Yang Benar
Strategi bisnis online yang pertama, yang wajib Anda ketahui adalah Anda harus memiliki pola pikir yang tepat untuk mulai membuat bisnis secara online. Pola pikir yang benar seperti magnet yang akan menarik Anda untuk terus berusaha tanpa lelah. Anda harus memiliki pola pikir belajar terus menerus. Anda harus berusaha terus-menerus menciptakan nilai bagi pelanggan Anda dan pasar Anda. Anda juga harus sering memberi dan berbagi. Semua itu akan sangat membantu Anda untuk menghasilkan uang dari internet.
2. Buat Rencana Kerja dan Strategi Kerja
Dengan membuat rencana kerja dan strategi kerja, maka perjalanan Anda menuju kesuksesan akan menjadi lebih terlihat progressnya. Rencana kerja yang baik tentunya akan membantu Anda menentukan langkah apa yang harus Anda lakukan berikutnya. Tanpa rencana kerja dan strategi kerja, saya yakin, Anda akan sangat sulit untuk fokus.
3. Fokus, Fokus dan Fokus
Ingat ini! Fokus, fokus dan fokus …. Salah satu hal yang dapat membuat para pebisnis online terutama para pemula kehilangan fokus adalah terlalu banyaknya godaan di internet yang sangat menarik perhatian Anda, misalnya peluang bisnis online baru yang menjanjikan penghasilan lebih cepat dan besar. Untuk menghindari ini, Anda harus mempunyai sikap yang tegas untuk menolak peluang bisnis lain dan terus fokus pada rencana kerja yang sudah Anda buat sebelumnya. Jangan mencoba untuk menguasai banyak metode untuk membuat uang secara online. Fokus hanya pada satu metode sampai Anda menguasainya. Fokus pada satu proyek pada suatu waktu. Sebagai contoh, jika Anda mencoba mencari uang dari internet melalui affiliate marketing, Anda diharapkan fokus pada affiliate marketing sampai Anda benar-benar menguasainya.
4. Expert Dalam Satu Metode Promosi
Promosi bertujuan untuk mendatangkan pengunjung ke bisnis online Anda. Pengunjung yang datang ke website bisnis Anda ibarat darah yang mengalir pada bisnis online Anda. Anda dapat mempelajari banyak cara untuk promosi seperti PPC, SEO, Artikel Marketing, Blogging, Forum, Joint Venture, dll. Tapi sangat disarankan agar Anda menjadi expert dalam satu metode promosi dulu sebelum pindah ke metode lainnya. Anda tidak akan mungkin bisa menguasai beberapa metode promosi sekaligus.
5. Otomatisasikan
Perlakukan diri Anda sendiri sebagai seorang pebisnis bukan sebagai pekerja. Seorang pebisnis akan berusaha mengotomatisasi pekerjaan rutin yang biasanya Anda lakukan. Cara mengotomatisasinya bisa dengan merekrut pekerja online di internet atau merekrut teman untuk membantu pekerjaan Anda. Otomatisasi adalah kunci bagi Anda untuk mengembangkan bisnis online Anda dan membuat lebih banyak uang secara online. Anda sebagai pemilik bisnis online harus memfokuskan waktu dan energi Anda pada kegiatan membangun bisnis. Bukan pada pekerjaan rutin yang dapat dilakukan orang lain.
Strategi-strategi bisnis online diatas sudah terbukti membantu banyak pebisnis online baik dalam maupun luar negri dalam bagaimana mendapatkan uang dan menawarkan output usaha melalui internet.
Semoga bermanfaat…
Daftar Pustaka ;
·       affiliatemarketingindo.wordpress.com
·       Wikipedia bahasa Indonesia, deangan sedikit perubahan ( Editing )

Oleh ;
Mia Rahayu
11133075
Akuntansi _ Pagi , Semester  IV

Rabu, 26 Juni 2013

TEKNIK DAN STRATEGI PEMASARAN



TEKNIK DAN STRATEGI PEMASARAN
Setelah memahami perencanaan usaha, langkah selanjutnya adalah mempelajari dan melatih bagaimana barang dan jasa yang dihasilkan itu didistribusikan atau dipasarkan. Sesuai dengan definisi pemasaran yaitu kegiatan menefiti kebutuhan dan keinginan konsumen (probe/search), menghasilkan barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen (product), menentukan fingkat harga (price), mempromosikannya agar produk dikenal konsumen (promotion), dan mendistribusikan produk ke tempat konsumen (place), maka tujuan pemasaran adalah bagaimana agar barang dan jasa yang dihasilkan disukai, dibutuhkan, dan dibeh oleh konsumen (J. Supranto, 1993).
1. PERENCANAAN PEMASARAN:
Langkah 1: Penentuan Kebutuhan dan Keinginan Pelanggan
Untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan pelanggan, pertama-tama harus dilakukan penelitian pasar atau riset pemasaran. Riset pasar harus diarahkan pada kebutuhan konsumen, misalnya barang atau jasa apa yang diinginkan dan dibutuhkan konsumen, berapa jumlahnya, kualitas yang bagaimana, siapa yang membutuhkan, dan kapan mereka memerlukan. Riset pasar dimaksudkan untuk menentukan segmen pasar dan karakteristik konsumen yang dituju.
Langkah 2: Memilih Pasar Sasaran Khusus (Special Target Market)
Setelah mengetahui kebutuhan dan keinginan konsumen, langkah berikutnya adalah memilih pasar sasaran khusus. Ada tiga jenis pasar sasaran khusus, yaitu:
1)      Pasar individual (individual market).
2)      Pasar khusus (niche market).
3)      Segmentasi pasar (market segmentation).
Dari tiga altematif pasar sasaran tersebut, bagi perusahaan kecil dan usaha baru lebih tepat bila memilih pasar khusus (niche market) dan pasar individual (individual market). Sedangkan untuk perusahaan menengah dan besar lebih baik memilih segmen pasar (segmentation market).
Langkah 3: Menempatkan Strategi Pemasaran dalam Persaingan
Penerapan strategi pemasaran sangat tergantung pada keadaan lingkungan persaingan pasar yang ada dari hari kehari. Keberhasilan dalam segmentasi pasar sangat tergantung pada potensi yang menggambarkan permintaan dari lingkungan persaingan. Ada enam strategi untuk memenuhi permintaan dari lingkungan yang bersaing:
1.      Berorientasi pada pelanggan (customer orientation).
2.      Kualitas (quality), ialah mengutamakan Total Quality Management (TQM) yaitu efektif, efisien, dan tepat.
3.      Kenyamanan (convenience), yaitu memfokuskan perhatian pada kesenangan hidup, kenyamanan, dan kenikmatan.
4.       Inovasi (innovation), yaitu harus berkonsentrasi untuk berinovasi dalam produk, jasa, maupun proses.
5.      Kecepatan (speed), atau disebut juga Time Compression Management (TCM), yang diwujudkan dalam bentuk:
ü  Kecepatan untuk menempatkan produk baru di pasar.
ü  Memperpendek waktu untuk merespons keinginan dan kebutuhan pelanggan (customer response time).
6.      Pelayanan dan kepuasan pelanggan.
Langkah 4: Pemilihan Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran ialah paduan dari kinerja wirausaha dengan hasil pengujian dan penelitian pasar sebelumnya dalam mengembangkan keberhasilan strategi pemasaran. Untuk menarik konsumen, wirausaha bisa merekayasa indikator-indikator yang terdapat dalam bauran pemasaran (marketing mix), yaitu probe, product, price, place, promotian.
2. BAURAN PEMASARAN (MARKETING MIX)
Penelitian dan Pengembangan Pasar (Probe)
Seperti telah dikemukakan bahwa langkah pertama dalam kegiatan pemasaran adalah meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen. Berapa jumlahnya, bagaimana daya belinya, di mana tempat konsumennya, dan berapa permintaannya. Semua ini merupakan informasi penting bagi pemasaran produk baru. Menurut Peggy Lambing dan Charles L. Kuehl (2000: 153), keunggulan bersaing perusahaan baru terletak pada perbedaan (diferensiasi) perusahaan tersebut dengan pesaingnya dalam hal:
1.      Kualitas yang lebih baik.
2.      Harga yang lebih murah dan bisa ditawar.
3.      Lokasi yang lebih cocok, lebih dekat, lebih cepat.
4.      Seleksi barang dan jasa yang lebih menarik.
5.      Pelayanan yang lebih menarik dan lebih memuaskan konsumen.
Oleh sebab itu, menurut Zimmerer (1996: 117), bagi usaha baru. sangatlah cocok untuk menerapkan strategi market driven. Strategi ini dibangun berdasarkan enam pondasi:
a.       Orientasi konsumen.
b.      Kualitas.
c.        Kenyamanan dan kesenangan.
d.      Inovasi.
e.       Kecepatan.
f.       Pelayanan dan kepuasan pelanggan.
Berorientasi pada Konsumen
Usaha baru yang berhasil pada umumnya memusatkan perhatian pada pengembangan sikap yang berorientasi kepada kepuasan stakeholder (stakeholder satisfaction). Dalam pemasaran, orientasi itu tentunya kepada kepuasan pelanggan dengan prinsip-prinsip pokok sebagai berikut:
1)      Bila ada pelanggan yang merasa kurang puas, penuhilah secepat    mungkin kekurangan tersebut.
2)      Doronglah pelanggan untuk mengajukan keluhan bila kurang memuaskan.
3)      Mintalah umpan balik (feed-back) dari karyawan tentang upaya perbaikan pelayanan yang harus diberikan kepada pelanggan.
4)      Buatlah komitmen untuk membuat pelayanan terbaik kepada konsumen.
5)      Izinkan manajer untuk menunggu.pelanggan temporer.
6)      Hati-hati dalam memilih dan melatih seseorang yang akan berhubungan dengan pelanggan.
7)      Kembangkan pelayanan bagi karyawan, sehingga komunikasi betul-betul mengarah pada pelanggan.
8)      Berikan insentif kepada karyawan yang betul-betul memberikan pelayanan istimewa kepada pelanggan.
Kualitas
Agar berhasil dalam persaingan global, sangatlah penting bagi perusahaan untuk memperhatikan kualitas barang dan jasa serta pelayanan. Akhir-akhir ini, perbaikan kualitas telah dijadikan tujuan strategi beberapa perusahaan di dunia, yang kemudian secara. integral dijadikan bagian dari budaya perusahaan. Perbaikan kualitas tersebut terangkum dalam Total Quality Management (TQM).
Secara filosofis, Total Quality Management (TQM), nilai-nilai dan kerja keras tidak hanya ditujukan untuk mempertahankan kualitas barang dan jasa tetapi juga untuk mempertahankan kualitas usaha dan pelayanan kepada pelanggan. Kunci utama dalam mengembangkan TQM justru. terletak pada perhatian khusus kepada pelanggan. Artinya,’ kualitas harus mencerminkan kebutuhan dan keinginan pelanggan.
Bagaimana pelanggan menginterpretasikan kualitas? Berdasarkan hasil survei di Amerika Serikat menurut Zimmerer (1996) ada lima macam komponen kualitas yang secara berurutan perlu diperhatikan, yaitu:
1)      Ketepatan (reliability), yaitu rata-rata kelalaian/pengabaian.
2)      Daya tahan (durability), yaitu berapa lama barang dan jasa tersebut dapat dipakai/ bertahan.
3)      Mudah digunakan (easy of use), yaitu barang dan jasa tersebut memberikan kemudahan untuk digunakan.
4)      Nama merek yang terkenal dan dipercaya (known and trusted brand name).
5)      Harga yang relatif rendah (low price).
Barang dan jasa yang cepat, tepat, hemat, sehat, kuat, dan terkenal merupakan prasyarat bagi perusahaan dalam mempertahankan kualitas. Barang dan jasa harus cepat dan tepat dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Selain itu, barang dan jasa itu harus tahan lama atau tidak mudah rusak dan mudah digunakan oleh siapa pun dan kapan pun. Komponen lain dari kualitas yang tidak kalah pentingnya adalah harga yang murah dan merek yang terkenal. Merek yang terkenal dan harga yang terjangkau sangat menarik dan merangsang konsumen sekaligus mencerminkan kualitas yang dikehendaki konsumen.
Sedangkan di bidang jasa pelayanan, konsumen ingin melihat jasa perusahaan yang mencerminkan beberapa karakteristik sebagai berikut:
1)      jelas/nyata (tangibles), yaitu jelas ada fasilitas, ada peralatan dan ada orang yang melayaninya.
2)      Ketepatan (reliability), yaitu memenuhi apa yang dikatakan itu sesuai dengan apa yang dilakukan atau tepat janji dan tepat pelayanan.
3)      Ketanggapan (responsiveness), yaitu tanggap terhadap keinginan pelanggan.
4)      Terjamin dan penuh empati (assurance and empathy), yaitu menimbulkan sikap yang menyenangkan. Dengan kata lain, pelayanan itu harus cepat, tepat, hemat, sehat, dan nikmat. Artinya, ada garansi yang menimbulkan rasa aman dan senang.

Pedoman penting untuk mencapai sasaran kualitas seperti di atas dapat dilakukan denganlangkah-langkah sebagai berikut:
1)      Bangun kualitas ke dalam proses.
2)      Kembangkan tim kerja dan sebar luaskan sampai departemen.
3)      Mantapkan ikatan dengan pemasok secara khusus.
4)      Latihlah manajer dan karyawan agar mereka partisipasi dalam program peningkatan kualitas.
5)      Berdayakan karyawan pada setiap tingkatan organisasi, berikan wewenang dan tanggung jawab dalam membuat keputusan untuk menentukan kualitas.
6)      Mantapkan komitmen manajer terhadap kualitas.
7)      Berikan insentif kepada orang yangbekerja berkualitas.
8)      Kembangkan strategi perusahaan dalam perbaikan kualitas.
Kenyamanan
Untuk mengetahui kenyamanan, dilakukan dengan cara meminta informasi kepada pelanggan, misalnya kesenangan apa yang mereka inginkan dan mereka harapkan dari pelayanan yang disajikan perusahaan? Untuk memberikan pelayanan yang menyenangkan harus diperhatikan hal-hal berikut:
1)      Lokasi usaha harus dekat dengan pelanggan.
2)      Berikan kemudahan-kemudahan kepada pelanggan.
3)      Tentukan jam kerja yang menyenangkan bagi pelanggan. Apakah perusahaan buka seminggu penuh atau semalam suntuk.
4)      Tetapkan apakah barang perlu diantar atau tidak.
5)      Berikan kemudahan untuk menggunakan cara kredit.
6)       Latihlah karyawan untuk dapat melakukan transaksi dengan cepat, tepat, hemat, dan sopan.
Inovasi
Inovasi merupakan kunci keberhasilan bagi usaha baru. Perubahan pasar yang sangat cepat dan persaingan yang kompleks menuntut inovasi yang terus-menerus. Inovasi yang terus-menerus merupakan suatu kekuatan bagi wirausaha dalam. meraih sukses usahanya. Beberapa bentuk inovasi yang lazim. dan terkenal ialah dalam bentuk produk baru, perbedaan teknik/cara, dan pendekatan baru dalam memperkenalkannya.
Kecepatan
Kecepatan merupakan kekuatan dalam persaingan. Dengan kecepatan berati mengurangi biaya, meningkatkan kualitas, dan memenuhi permintaan pasar. Secara filosopi, kecepatan disebut Time Compression Management (TCM), yang memiliki dua aspek, yaitu: (1) Mempercepat produk baru ke pasar, dan (2) Memperpendek waktu dalam merespons permintaan pelanggan baik dalam memproses produk maupun dalam mendistribusikan atau menyampaikannya.
Agar perusahaan yang mementingkan TQM dapat bersaing, hendaknya melakukan hal-hal sebagai berikut:
1)      Perbaharui keseluruhan proses sehingga menjadi lebih cepat.
2)      Ciptakan fungsi silang dari tim kerja, berikan wewenang untuk memecahkan persoalan. Tim kerja yang yang dimaksud adalah insinyur, pekerja yang dipabrik penjual, ahli kualitas, dan bahkan pelanggan.
3)      Arahkan tujuan secara agresif untuk mengurangi waktu dan memperpendek jadwal. Melalui TQM diharapkan dapat mengurangi siklus waktu, misalnya yang seharusnya beberapa minggu menjadi beberapa hari atau jam saja, seharusnya sebulan hanya beberapa minggu saja, dan seterusnya.
4)      Tanamkan budaya cepat. Pelayanan harus cepat namun tepat, hemat, dan sopan.
5)      Gunakan teknologi yang dapat mempercepat proses.
Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan
Wirausaha mengetahui bahwa salah satu cara terbaik untuk mempertahankan pelanggan dan menarik pelanggan baru adalah dengan menyajikan pelayanan yang lebih baik yang tidak tertandingi oleh pesaing lain. Cara menciptakan pelayanan dan kepuasan pelanggan dapat dilakukan sebagai berikut:
1)      Dengarkan dan perhatikan pelanggan.
2)      Tetapkan pelayanan yang terbaik.
3)      Tetapkan ukuran dan kinerja standar.
4)      Berikan perlindungan hak-hak karyawan.
5)      Latih karyawan cara memberikan pelayanan yang istimewa.
6)      Gunakan teknologi yang memberikan pelayanan terbaik.
NAMA       : IDA AYU KARYANI
NPM           : 11133056